Pesisir Barat

Traditional Food Contest FTS VI Angkat Potensi Kuliner Ikan Tuhuk dan Ekonomi Kreatif Pesisir Barat

×

Traditional Food Contest FTS VI Angkat Potensi Kuliner Ikan Tuhuk dan Ekonomi Kreatif Pesisir Barat

Sebarkan artikel ini
Traditional Food Contest FTS VI Angkat Potensi Kuliner Ikan Tuhuk dan Ekonomi Kreatif Pesisir Barat
Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ny. Dian Hardianti Dedi, S.ST., M.M., bersama jajaran pemerintah daerah, Bhayangkari, dan aparat kepolisian berfoto bersama peserta Traditional Food Contest pada rangkaian Festival Teluk Stabas (FTS) VI Tahun 2026 di TPI Kuala Stabas, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (8/6/2026). Dok: Ist

Misterius.co.id – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Festival Teluk Stabas (FTS) VI Tahun 2026, semangat pelestarian budaya, promosi potensi daerah, dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat semakin terasa melalui kegiatan Traditional Food Contest (Lomba Makanan Tradisional) yang digelar di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Stabas, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ny. Dian Hardianti Dedi, S.ST., M.M., serta dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dra. Henny Yulistiani, M.M., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur kecamatan, kepolisian, dan peserta lomba dari berbagai kalangan.

Sebagai salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Festival Teluk Stabas VI, lomba ini diikuti oleh Tim Penggerak PKK, OPD, pelaku UMKM kuliner, komunitas memasak, perwakilan kecamatan, kelurahan, pekon, hingga masyarakat umum. Para peserta menampilkan beragam kreasi makanan tradisional berbahan dasar ikan tuhuk (marlin), komoditas perikanan unggulan yang telah menjadi ikon hasil laut Kabupaten Pesisir Barat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya melestarikan kuliner khas pesisir sekaligus memperkenalkan kekayaan cita rasa daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Berbagai hidangan yang disajikan tidak hanya menawarkan keunikan rasa khas daerah, tetapi juga menunjukkan kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Mengusung tema pelestarian kuliner tradisional pesisir, setiap peserta dituntut menghadirkan sajian yang tidak hanya lezat dan menarik secara visual, tetapi juga mampu mempertahankan keaslian rasa serta nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Pesisir Barat. Inovasi dalam mengembangkan resep tradisional menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dewan juri.

Panitia pelaksana menjelaskan bahwa pemilihan ikan tuhuk sebagai bahan utama lomba bertujuan untuk mempromosikan potensi sumber daya kelautan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan hasil laut lokal. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah dan pengembangan wisata kuliner.

BACA JUGA  Pemkab Pesibar Kembali Raih WTP, Bupati Dedi Irawan Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK

Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan. Beragam olahan ikan tuhuk disajikan dengan kreativitas yang beragam, mulai dari menu utama hingga sajian tradisional khas pesisir. Dewan juri melakukan penilaian berdasarkan cita rasa, kreativitas, penyajian, kebersihan, kandungan gizi, serta kemampuan peserta dalam mengangkat identitas kuliner daerah.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kuliner lokal sekaligus mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang memiliki daya saing dan nilai tambah ekonomi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi UMKM kuliner sebagai salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Festival Teluk Stabas VI tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi wisata, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat dalam melestarikan budaya, mengembangkan ekonomi kreatif, serta memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada wisatawan dan masyarakat luas.

Melalui Traditional Food Contest, Festival Teluk Stabas VI kembali menegaskan komitmennya sebagai media promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang mampu mengangkat kekayaan kuliner lokal, memperkuat identitas daerah, serta mendorong pemanfaatan potensi sumber daya alam secara inovatif dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat.