Misterius.co.id – Manajer Human Resources Development (HRD) PT Gunung Madu Plantations (GMP), Samsuri, terpilih secara mufakat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung Tengah periode 2026–2031 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) II APINDO Lampung Tengah yang digelar di Moon Be Cafe, Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam forum musyawarah yang mengusung tema “Dengan Semangat Indonesia Incorporated, Perkuat Sinergi Pengusaha Demi Lampung Tengah Berbenah, Lampung Maju Indonesia Emas” tersebut, Samsuri yang menjadi calon tunggal mendapat dukungan penuh peserta dan ditetapkan secara aklamasi. Ia menggantikan Edhi Rumeksa dari PT Great Giant Pineapple Companies (GGPC) yang selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPK APINDO Lampung Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPK APINDO Lampung Tengah, Muzzamil, menjelaskan bahwa tema yang diangkat selaras dengan semangat organisasi APINDO serta visi pembangunan daerah dan provinsi.
“Indonesia Incorporated merupakan tagline terbaru APINDO. Semangat memperkuat sinergi pengusaha kami harapkan mampu mendukung terwujudnya Lampung Tengah Berbenah sesuai visi daerah, sekaligus mendukung Lampung Maju menuju Indonesia Emas,” ujar Muzzamil dalam pidato pengantarnya.
Muzzamil juga menyampaikan rasa syukur karena telah menuntaskan amanah sebagai Plt Ketua DPK APINDO Lampung Tengah berdasarkan Surat Keputusan DPP APINDO Lampung Nomor SK-014-14/DPP-APINDO/LPG/IV/2026 tertanggal 19 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan perusahaan, pelaku usaha, UMKM, dan industri kecil menengah anggota APINDO. Di antaranya Direktur PT Berkah Abadi Jaya Grup Andhika Setyo Liguanto, Ketua Divisi Head Central Administration PT GMP sekaligus Ketua Yayasan Gunung Madu Nisa Aryani, serta jajaran anggota lainnya.
Turut hadir Ketua Bidang Perdagangan DPP APINDO Lampung, Andri Meyrdhian Syarief, yang bertindak sebagai Ketua Tim Fasilitasi Muskab dan Muskot APINDO se-Lampung 2026, didampingi pengurus M. Farras Haris Mananda dan Ismuliadi Zakaria. Kehadiran mereka mewakili Ketua DPP APINDO Lampung Ary Meizari Alfian yang berhalangan hadir karena agenda bersama Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan itu, Muzzamil juga mendorong agar kepengurusan definitif nantinya menetapkan Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah, Komang Koheri, sebagai Ketua Dewan Pembina DPK APINDO Lampung Tengah. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan amanat AD/ART APINDO Tahun 2022 yang membuka ruang pembentukan struktur pembina di tingkat daerah.
Selain itu, ia memperkenalkan program pemberdayaan UMKM yang telah dijalankan APINDO Lampung melalui program “APINDO Lampung UMKM Merdeka”, yang kemudian diadopsi menjadi program nasional APINDO sejak tahun 2023.
“Harapan saya APINDO Lampung Tengah lima tahun ke depan mampu merangkul lebih banyak anggota baru. Lampung Tengah memiliki 24 kecamatan dan puluhan ribu pelaku UMKM. Saya ingin APINDO Lampung Tengah menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Lampung,” kata Muzzamil.
Rangkaian Muskab diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APINDO, dilanjutkan doa bersama, laporan panitia, serta sambutan pembukaan yang disampaikan Andri Meyrdhian Syarief mewakili Ketua DPP APINDO Lampung.
Proses persidangan berlangsung dinamis dan penuh kekeluargaan. Meskipun Samsuri dan Edhi Rumeksa mengikuti sebagian agenda secara daring karena kesibukan masing-masing, pimpinan sidang tetap memastikan seluruh ketentuan dan syarat sah pemilihan terpenuhi melalui sambungan video.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Samsuri yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Advokasi, dan Jaminan Sosial DPP APINDO Lampung periode 2021–2026 menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Andri Meyrdhian Syarief mengungkapkan rasa syukur karena Muskab APINDO Lampung Tengah menjadi musyawarah terakhir dari total 14 Muskab dan Muskot APINDO se-Lampung yang telah digelar. Dengan demikian, seluruh persyaratan untuk pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII APINDO Lampung Tahun 2026 telah terpenuhi.
Ia berharap kepengurusan baru segera menyusun struktur organisasi dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, serikat pekerja, serta seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan produktif.
“Selamat kepada ketua terpilih dan ketua dewan pertimbangan terpilih. Semoga para pengusaha dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, serikat pekerja, dan seluruh stakeholder sehingga dunia usaha di Lampung Tengah semakin kondusif, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Andri.
Musyawarah Kabupaten II APINDO Lampung Tengah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi pengusaha dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, sekaligus menyongsong pelaksanaan Musprov VIII APINDO Lampung Tahun 2026.













