Berita

Rakernas PJ91 Lampung Dorong Digitalisasi, Sertifikasi Kepramukaan, dan Pengembangan Anggota

×

Rakernas PJ91 Lampung Dorong Digitalisasi, Sertifikasi Kepramukaan, dan Pengembangan Anggota

Sebarkan artikel ini
Rakernas PJ91 Lampung Dorong Digitalisasi, Sertifikasi Kepramukaan, dan Pengembangan Anggota
Pengurus Pusat Purna Jambore Nasional 1991 (PP PJ91) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Gedung Dekranasda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu, 20 Juni 2026. | Ist

Misterius.co.id – Pengurus Pusat Purna Jambore Nasional 1991 (PP PJ91) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Gedung Dekranasda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu, 20 Juni 2026.

Pertemuan tingkat nasional yang menempatkan Lampung sebagai tuan rumah tersebut menghasilkan tujuh poin keputusan strategis yang berfokus pada penguatan organisasi, pemberdayaan anggota, pengembangan ekonomi, hingga peningkatan layanan hukum dan kemitraan.

Sidang pleno Rakernas dipimpin langsung oleh Ketua Umum PJ91, Dr. Teguh Santosa, didampingi Sekretaris Jenderal Dr. Achmad Fitrian, Sekretaris I Muhamad Yusuf, S.T., serta Ketua Bidang Organisasi Lukman Budiman, S.T., S.H.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Bidang Hukum PP PJ91, Juniardi, menjelaskan bahwa Rakernas dihadiri jajaran Pengurus Pusat bersama perwakilan dari 11 Pengurus Daerah (Pengda) PJ91 dari berbagai wilayah di Indonesia.

Adapun Pengda yang hadir berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Irian Jaya. Selain itu, turut hadir utusan khusus dari Pengda PJ91 Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Menurut Juniardi, Rakernas menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan PJ91 dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan anggota di masa mendatang.

Tujuh Keputusan Strategis Rakernas PJ91

Berdasarkan hasil musyawarah mufakat antara pimpinan sidang dan seluruh peserta, Rakernas PJ91 menetapkan tujuh program strategis sebagai pedoman pelaksanaan organisasi ke depan.

Poin pertama adalah pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Struktur Organisasi yang bertugas merumuskan bentuk dan arah pengembangan organisasi PJ91 secara lebih terstruktur dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kedua, melakukan pemetaan potensi anggota melalui kegiatan survei dan pendataan secara menyeluruh guna mempermudah pengembangan kapasitas sumber daya anggota di berbagai bidang.

BACA JUGA  DKM Al Iman Matangkan Program Kerja, Fokus pada Ekonomi Umat dan Pendidikan Tahfidz

Ketiga, mendorong optimalisasi pemberdayaan ekonomi anggota melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dimiliki oleh anggota PJ91 di berbagai daerah.

Keempat, menyediakan layanan pendampingan dan konsultasi hukum secara berkala sebagai bentuk perlindungan dan dukungan kepada anggota yang membutuhkan bantuan hukum.

Kelima, menyusun Standard Operating Procedure (SOP) serta sistem dokumentasi terintegrasi untuk seluruh kegiatan sosial, budaya, dan aktivitas organisasi agar berjalan lebih tertib, efektif, dan terukur.

Keenam, memperkuat komunikasi organisasi melalui digitalisasi dengan meluncurkan situs resmi purnajamnas91.id sebagai sarana informasi dan interaksi antaranggota maupun pengurus di seluruh Indonesia.

Ketujuh, menyelenggarakan program pelatihan, kursus, dan sertifikasi kepramukaan bagi anggota melalui kerja sama strategis dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas).

Komitmen Membangun Organisasi yang Berdampak

Melalui hasil Rakernas ini, PJ91 menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi organisasi alumni Jambore Nasional 1991 yang solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain memperkuat solidaritas antaranggota, berbagai program yang telah disepakati juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dalam bidang sosial, ekonomi, hukum, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan semangat kebersamaan yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade, PJ91 optimistis dapat terus menjadi wadah yang produktif, mandiri, serta memberikan kontribusi positif bagi anggota dan masyarakat di seluruh Indonesia.